Sabtu, 25 Oktober 2014

Dibuang Sayang


Bagi sebagian orang, makanan sisa itu menjijikan. Tapi tidak bagi Ibu Karsih, salah seorang warga Kampung Wanasigra, Tasikmalaya yang kesehariannya hanya sebagai petani kecil. Wanita paruh baya ini mengolah nasi sisa menjadi makanan yang layak untuk dikonsumsi. Di Daerah Sunda, makanan ini biasa disebut dengan lagenar.

Proses pembuatannya cukup sederhana, nasi sisa direndam selama semalam lalu dicuci dan ditiriskan. Setelah itu dikukus selama setengah jam. Nasi yang telah dikukus lalu ditumbuk dan dicampurkan dengan tepung kanji disertai bumbu-bumbu seperti : garam, ketumbar, bawang putih, bawang daun, dan ditambah dengan penyedap. Setelah tercampur rata, adonan dicetak dan dijemur sampai kering. "Kalau cuaca panas lagenar sehari juga kering." ucap ibu dari enam orang anak ini.

Selain untuk konsumsi keluarga, lagenar ini juga memiliki nilai jual. Sebagian orang ada yang menjualnya untuk menambah pendapatan keluarga. Jadi, kalau ada nasi yang sisa jangan buru-buru dibuang, karena ternyata masih bisa dimanfaatkan.

1 komentar: